Ingin jadi kaya dan memberkati orang lain?
Semua orang, nggak usah ditanya, pasti mau jadi kaya, betul nggak? itu sebabnya kenapa banyak profesional muda rela kerja lembur setiap hari dan juga banyak pengusaha bersedia menghalalkan segala cara dalam bisnis mereka. Supaya apa? Ya, supaya jadi kaya.
Walaupun menjadi kaya sering jadi tujuan hidup banyak orang, tapi menariknya, tidak semua orang yang ingin kaya bisa menjadi kaya. Meskipun banyak orang rela bekerja keras membanting tulang, mengapa mereka tidak bisa menjadi kaya? kenapa kondisi keuangan dan hidup mereka tetap sama-sama saja?
Jawabannya sangat sederhana. Untuk menjadi kaya dan menjadi berkat bagi orang lain, kita dituntut bisa (atau jago) cari uang. Jelas dong? Tapi selain bisa cair uang, kita juga dituntut bisa mengelola uang kita. Banyak orang berpikir dengna jago cari uang mereka bisa otomatis jadi kaya. Unfortunately, that is not always the case, guys.
Ada sebuah persamaan matematika dua variabel yang membantu menjelaskan resep menjadi kaya :
X + Y = Kaya
X di sini adalah kemampuan kita mencari uang. Ini bisa saja berupa gaji bulanan, hasil usahan bulanan, hasil keutungan investasi, harta warisan yang ditinggalkan oleh orangtua, ataupun hal lainnya.
Y di sini adalah kemampuan mengelola keuangan. Jadi seberapa besarnya X, kalau ini tidak diimbangi dengan besarnya Y yang memadai, kita tidak akan pernah menjadi kaya. Apalagi kalau nilai Y ini negatif. Berapa pun banyaknya uang yang dihasilkan, kita tidak akan pernah menjadi kaya (atau menjadi financial independent).
Kamu suka ngikutin olahraga basket, nggak? Kalau kamu seorang penggemar basket dan seoran fans NBA, ada kisah nyata menyangkut dua orang bekas atelet NBA yang sangat terkenal.
- Kisah pertama adalah Allen Iverson. Allen adalah seorang pemain legendarin yang pernah bermain untuk klub Philadelphia 76ers dan dikenal sebagai seorang pemain yang sangat berbakat serta punya kemampuan crossover dribble yang mematikan. Sekalipun tidak tinggi untuk ukuran seorang pemain NBA, tapi ia mempunyai skill basket yang luar biasa. Sepanjang karir basketnya, Allen sudah mengumpulkan uang lebih dari USD 200 juta (atau Rp 2,4 triliun). Luar biasa, bukan? Pernah nggak kamu bayangin punya uang Rp 2,4 trilliun? Kalau kamu depositkan semua uang itu di sebuah bank yang bayar bunga 7% per tahun, setelah dipotong pajak penghasilan deposito 20%, kamu bisa dapat bunga deposito sebesar Rp 134,4 milia per tahun atau sebesar Rp 11,2 miliar per bulannya, selama-lamanya. Dan itu hanya bunganya saja! kamu pasti bingung deh ngabisin uang segitu banyaknya. Tapi, somehow Allen bisa ngabisin semua uang itu dan saat ini Allen mengalami kesulitan finansial yang sangat serius.
Jadi dalam kasus Allen Iverson, X-nya si Allen itu sangat tinggi, tapi karena tidka diimbangi dengan Y yang baik (Y-nya si Allen itu parah banget karena super negatif), makanya X + Y bukannya jadi kaya, tapi jadi kecil jumlahnya. Menangkap maksud saya?
Kisah berikutnya adalah Magic Johnson, seorang pemain basket klub Los Angeles Lakers tahun 1980-an.
- Sama halnya seperti Allen Iverson, Magic Johnson adalah seorang pemain basket legendaris. Johnson mengumpulkan uang kurang lebih USD 40 juta atau sejumlah Rp 480 miliar. Besar, kan? Meski tidak sebesar uang Allen Iverson. Tapi karena Johnson mempunyai kemampuan mengelola keuangan yang luar biasa, saat ini ia bisa menambah kekayaannya menjadi USD 525 juta atau sekitar Rp 6,3 triliun (data majalah Forbes tahun 2014). Jadi dalam kasus ini, sekalipun X-nya Johnson lebih kecil dari X-nya Allen, Johnson bisa punya Y yang sangat baik, sehingga ketika kita tambahkan X+Y, itu menjadi sejumlah uang yang sangat banyak!
Setelah membaca cerita di atas, sekarang ngerti kan kalau mau jadi kaya, bukan cuma masalah mencari uang, tapi juga bagaimana cara mengelola uang yang ada. Percuma punya banyak yang, tapi tidak tahu cara mengelolanya, uang itu pasti akan habis lagi.
Sekarang adalah waktu yang tepat untuk belajar mengelola keuanganmu. Yup, sekarang, bukan nanti. Tapi mulai dari mana? Bagaiamana caranya? Semuanya akan dibahas dalam blog ini. Tujuan blog ini ditulis memang untuk membantu kamu supaya bisa mengelola uang dengna baik, sehingga nanti bisa lebih baik secara finansial, dan punya banyak aset, bukan utang. Blog ini TIDAK mengajar untuk menjadi kaya dalam waktu sekejap atau semalam. Jangan mudah percaya kepada setiap orang yang menjual produk atau jasanya dan menjanjikan kaya dalam sekejap. Tidak ada orang kaya yang tidak bisa mengelola uangnya. Semua orang kaya itu tahu cara mengelola uangnya dengam baik. Karena itulah mereka bisa kaya.







0 comments:
Post a Comment