2017/09/23

Langkah awal menuju pengelolaan uang yang baik

Pengelolaan uang yang baik perlu dimulai dengan pola pikir (mindset) mengenai pengelolaan uang yang baik.




Kenapa kita ingin jadi kaya? jawabannya mungkin beragam. Dari yang "mulia" kayak: untuk membantu orang miskin, sampai yang "kurang mulia" kayak: sudah bosan miskin, ingin balas dendam sama orang yang meremehkan, dan alasan lainnya. 

Pelajari rahasia semua orang kaya di dunia, & kita akan menemukan bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak menghambur-hamburkan uang untuk kesenangan pribadi. Ya, mereka sama seperti kita, manusia yang punya keinginan untuk tampil keren, tapi mereka menyadari ada yang lebih penting dari sekedar penampilan. Mereka punya tujuan lebih besar yang ingin dicapai. 

A. Tentukan tujuan yang lebih mulia.
Pak Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur Bank BCA ketika ditanya mengenai kiat suksesnya memimpin perusahaan besar seperti BCA pernah berkata, "Dalam memimpin sebuah kapal besar, kita harus tahu tujuan kita. Hal-hal yang tidak benar harus diketahui juga agar kita sampai di tujuan."

Jika anda mempunyai tujuan hidup yang mulia (contoh : menolong orang miskin sebanyak-banyaknya melalui kekayaan anda) dan anda hidupi tujuan tersebut, maka seharusnya anda lebih mudah menemukan diri anda dikelilingi oleh orang-orang yang senang untuk memberi nilai tambah kepada anda. Nilai tambah tersebut tidak harus dalam bentuk uang, tapi bisa dalam bentuk pengetahuan, tenaga, informasi, dan lain-lain, yang mana hal-hal tersebut berpotensi membantu anda meningkatkan kekayaan anda lebih cepat.

Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia, memakai uangnya dengan baik. Sekalipun punya banyak sekali aset dan memakai uang miliknya untuk keinginannya, ia tidak lupa memberi donasi. Sampai saat ini Bill Gates sudah memberi lebih dari USD 26 miliar (atau Rp 312 triliun) bagi orang lain. Wow. Tidak percaya bahwa Bill Gates suka berdonasi? simak video berikut ini :



Tidak mudah memang menaklukkan keinginan untuk terlihat keren. itu adalah suatu 'pertempuran'. Tapi mereka yang sudah memenangkan 'pertempuran' ini tahu, mencari uang hanya untuk dihabiskan lagi demi kesenangan pribadi adalah sia-sia. Karena itu tidak akan ada habisnya. 

Di sisi lain, jika anda hidup dengan punya tujuan yang jelas. Kita bisa membuat program, mau dihabiskan untuk apa saja uang kita. ita tidak menjadi orang yang gelap mata ketika melihat tulisan "CICILAN 0%" atau "DISCOUNT 40%". Kita akan pikir panjang sebelum membeli sebuah barang, apalagi kalau masih punya cicilan lain yang belum lunas dibayar. Kita akan berpikir seribu kali sebelum membelanjankan uang karena tahu ada sesuatu yang ingin didapatkan dengan uang itu.

Apakah kamu termasuk orang yang punya tujuan yang jelas? kalau bukan termasuk orang seperti ini, jangan takut, karena kamu bisa berubah dan akan melihat hasil perjuanganmu.

B. Jabarkan tujuan hidup anda ke bentuk yang lebih mudah direalisasikan, dan buatlah tujuan keuangan jangka panjang dan tujuan keuangan jangka pendek untuk mendukung tujuan hidup anda tersebut.
Tujuan keuangan jangka panjang adalah seuatu yang ingin dicapai dalam waktu yang cukup lama, misalnya, hal yang ingin dicapai dalam waktu 10-20 tahun lagi.

Di sisi lain, tujuan keuangan jangka pendek adalah tujuan yang ingin dicapai dalam waktu yang tidak terlalu lama, misalnya bisa 1 minggu, 1 bulan, atau 1 tahun. 

Misalnya anda punya tujuan hidup untuk menolong orang miskin sebanyak-banyaknya melalui kekayaan anda,  maka mulailah rencanakan berapa jumlah keseluruhan uang yang ingin anda donasikan ke yayasan sosial yang baik dalam waktu 10 tahun ke depan, dan setelah tahu jumlah keseluruhan tersebut, coba anda buat tujuan keuangan jangka pendeknya, setiap bulannya berapa uang yang harus disisihkan untuk didonasikan kepada yayasan sosial yang baik. 

Tujuan keuangan jangka panjang sebaiknya dipecah-pecah menjadi beberapa tujuan keuangan jangka pendek, sehingga tidak merasa kewalahan dengan tujuan panjang kita.

Saat punya tujuan yang jelas seperti ini, kita sedang mengambil kendali atas uang kita. Kita mengatur sebarapa banyak yang yang harus ditabung untuk mencapai tujuan itu. Berapa banyak yang bisa dihabiskan? berapa banyak yang harus diinvestasikan?


C. Kenali semua kelebihan dan kekurangan pribadimu.
Ada sebuah persamaan matematika dua variabel yang membantu menjelaskan resep menjadi kaya :
X + Y = Kaya
X di sini adalah kemampuan kita mencari uang. Ini bisa saja berupa gaji bulanan, hasil usahan bulanan, hasil keutungan investasi, harta warisan yang ditinggalkan oleh orangtua, ataupun hal lainnya.

Y di sini adalah kemampuan mengelola keuangan. 

Nah kemampuan kita mencari uang ini bisa ditingkatkan bila kita mengetahui kelebihan kita dan mau mengembangkan kelebihan kita dan mengurangi kekurangan pribadi kita.




Jadi, hal kedua yang harus dilakukan adalah mengenal diri sendiri. Kenali semua kelebihan dan kekurangan pribadimu. Salah satu caraya adalah dengan mulai merenungkannya dan menuliskannya di secarik kertas. 


Sebagian besar masalah kita adalah bukannya tidak tahu kelemahan dan kelebihan diri kita. Kita pasti tahu. Sudah terlalu sering kita ikut tes psiskologi dan baca banyak artikel tentang kelamahan dan kelebihan ini. Masalahnya, kita terlalu malas untuk mengatasi kelemahan kita dan menggunakan kelebihan kita. Bukankah kita sering dengar alasan begini, "Ya, gue sih orangnya memang seperti ini, mau diapain lagi?"

Come on, guys, stop making excuses, dan mulailah bertindak. 
"Perjalanan seribu mil selalu dimulai dengan langkah pertama" Kata sebuah pepatah terkenal Tiongkok.









0 comments:

Post a Comment